Kedua Kali, Koni Diy Distribusikan Paket Nutrisi

KEDUA KALI, KONI DIY DISTRIBUSIKAN PAKET NUTRISI

Yogyakarta (23/04/2020) konidiy.or.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KONI DIY) kembali mendistribusikan paket nutrisi berupa susu dan vitamin c kepada Pengurus Daerah Cabang Olahraga Pemusatan Latihan Daerah Pekan Olahraga Nasional (Pengda Cabor Puslatda PON) XX Tahun 2020 di kantor setempat pada Kamis (23/4). Berbeda dengan pendistribusian pertama kali yang ditujukan untuk atlet dan pelatih, kali kedua ini hanya diperuntukkan bagi atlet saja. Berupa satu item susu dan dua item vitamin c yang berbeda merek, namun dengan kandungan yang sama seperti sebelumnya.

Wakil Ketua II KONI DIY Drs. Rumpis Agus Sudarko, M.S., menyampaikan hal tersebut dilakukan untuk mendukung program pelatihan atlet supaya lebih maksimal. Tentu dengan kualitas item produk yang lebih baik, maka hasil yang didapat juga diharapkan lebih optimal. Dikemukakan, paket nutrisi yang didistribusikan pada Senin (23/3) lalu, yang dapat diberikan yakni berupa satu item susu dan satu item vitamin c. Satu item vitamin c yang mulanya disusulkan, batal diberikan karena ketidaktersediaan produk tersebut di pasaran. Namun kemudian diganti dengan tambahan item susu. Dan pada pendistribusian kali kedua ini, KONI DIY akhirnya dapat memenuhi kebutuhan satu item susu dan dua item vitamin c tersebut. Dengan masing-masing berjumlah 20 sachet susu dan 40 tablet vitamin c, untuk konsumsi selama 20 hari ke depan.

“Paket nutrisi yang diberikan hari ini (23/4) memang dikhususkan hanya untuk atlet, sesuai dengan peruntukan anggaran yang ada,” ujar Rumpis seusai pendistribusian.

Terkait dengan paket nutrisi tersebut, rencana akan diberikan sampai dengan Oktober 2020 dalam rangka kesiapan menuju sukses PON XX Papua Tahun 2020. Namun dengan adanya rasionalisasi anggaran karena pandemi Covid-19, akan diupayakan tetap diadakan hingga Desember 2020. Hal tersebut tentu disesuaikan dengan perkembangan kondisi yang ada. Terlebih pada Kamis (23/4) telah diumumkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali melalui press conference via siaran langsung instagram @sekretariat.kabinet, bahwa pelaksanaan PON XX Papua 2020 yang sedianya dilaksanakan pada 20 Oktober hingga 2 November 2020, karena pandemi Covid-19 oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo diundur pada Oktober 2021 mendatang.

Pelatih Tim Rugby DIY Febri Sulistya yang hadir mewakili Pengda Cabor PRUI DIY, turut menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan paket nutrisi yang diberikan oleh KONI DIY. Hal tersebut juga selaras dengan Surat Edaran (SE) Perpanjangan Covid-19 terbaru Nomor 513/UM/IV/2020 tertanggal 21 April 2020, poin 2.d. yang di dalamnya menyebutkan bahwa atlet selalu menjaga kesehatan, pemenuhan gizi dalam upaya meningkatkan daya tahan tubuh dan imunitas. Sebagai informasi, Tim Rugby DIY masing-masing terdiri dari 14 atlet putra dan 14 atlet putri, dengan 6 pelatih tim putra/putri.

Ada 19 cabor / 24 subcabor yang termasuk dalam SK Puslatda PON XX DIY Tahun 2020. Meliputi atletik, balap motor, billiar, bola voli pantai, menembak, panahan, pencak silat, renang artistik, sepatu roda, terbang layang, terjun payung, aeromodelling, binaraga, catur, gantolle, judo, kempo, panjat tebing, polo air, rugby, sepatu roda, taekwondo, tarung derajat, wushu, dan renang perairan terbuka.

Foto & Teks : Bidang Mobilisasi Sumber Daya Manusia, Promosi, Media dan Humas KONI DIY








ARTIKEL TERKAIT


Empat Atlet Karate Diy Berlaga Di Kejuaraan Asia
21 Mei 2018
EMPAT ATLET KARATE DIY BERLAGA DI KEJUARAAN ASIA
Mudah-mudahan dengan pelatihan selama ini, minimal kami bisa meraih prestasi masuk di babak final
Koni Diy Serahkan Penghargaan Pemenang Lomba Foto Porda
28 Oktober 2019
KONI DIY SERAHKAN PENGHARGAAN PEMENANG LOMBA FOTO PORDA
Ada 429 karya yang masuk ke panitia, namun demikian berdasarkan seleksi panitia hanya ada 112 karya yang memenuhi syarat
132 Atlet Puslatda Pon Xx Jalani Tes Fisik
15 Februari 2020
132 ATLET PUSLATDA PON XX JALANI TES FISIK
Saat tes fisik pagi (15/2) ini, dari laporan Dokter KONI DIY, sekitar 14 atlet yang ada keluhan fisik, seperti cedera ringan 'ankle', lutut, pinggang, dan bahu. Kasus cedera ini 'warning' dan sebagai bahan masukan atau evaluasi kepada pelatih juga.